๐ *SIRAH NABAWI* ๐
๐ *Faedah Sirah Nabi: Nabi Muhammad Penutup Para Nabi*
Nabi kita Muhammad _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ adalah penutup para Nabi. Tidak ada Nabi sesudahnya. Ini telah disepakati oleh kaum muslimin dan merupakan salah satu “aksioma” Islam.
Perhatikan hadits berikut,
*ุนَْู ุฃَุจِู ُูุฑَْูุฑَุฉَ – ุฑุถู ุงููู ุนูู – ุฃََّู ุฑَุณَُูู ุงَِّููู – ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
– َูุงَู « ุฅَِّู ู
َุซَِูู َูู
َุซََู ุงูุฃَْูุจَِูุงุกِ ู
ِْู َูุจِْูู َูู
َุซَِู ุฑَุฌٍُู ุจََูู ุจَْูุชًุง َูุฃَุญْุณََُูู َูุฃَุฌْู
ََُูู ، ุฅِูุงَّ ู
َْูุถِุนَ َูุจَِูุฉٍ ู
ِْู ุฒَุงَِููุฉٍ ، َูุฌَุนََู ุงَّููุงุณُ َูุทَُُูููู ุจِِู ََููุนْุฌَุจَُูู َُูู ، َََُُููููููู َููุงَّ ُูุถِุนَุชْ َูุฐِِู ุงَّููุจَِูุฉُ َูุงَู َูุฃََูุง ุงَّููุจَِูุฉُ ، َูุฃََูุง ุฎَุงุชِู
ُ ุงَّููุจَِِّููู* »
Dari Abu Hurairah _radhiyallahu ‘anhu_, Rasulullah _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ bersabda, “Perumpamaan aku dengan Nabi sebelumku ialah seperti seorang lelaki yang membangun sebuah bangunan kemudian ia memperindah dan mempercantik bangunan tersebut kecuali satu tempat batu bata di salah satu sudutnya. Orang-orang ketika itu mengitarinya, mereka kagum dan berkata, “Amboi, jika batu bata ini diletakkan, akulah batu bata itu dan aku adalah penutup para nabi.” _(HR. Bukhari, no. 3535 dan Muslim, no. 2286)_
Jadi Nabi _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ adalah menguatkan dan menyempurnakan ajaran sebelumnya. _(Lihat Fiqh As-Sirah An-Nabawiyah, hlm. 34)_
Ibnu Hajar _rahimahullah_ menyatakan hadits di atas itu menunjukkan keutamaan Nabi _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ dari nabi lainnya dan Nabi Muhammad sendiri adalah nabi yang terakhir dan beliaulah yang menjadi penyempurna syari’at. _(Fath Al-Bari, 6: 559)_
Dalil lainnya yang menunjukkan Nabi Muhammad adalah penutup para nabi yaitu firman Allah,
*ู
َุง َูุงَู ู
ُุญَู
َّุฏٌ ุฃَุจَุง ุฃَุญَุฏٍ ู
ِْู ุฑِุฌَุงُِููู
ْ ََِْูููู ุฑَุณَُูู ุงَِّููู َูุฎَุงุชَู
َ ุงَّููุจَِِّููู*
“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi.” _(QS. Al-Ahzab: 40)_
Dan tidaklah datang orang yang mengaku dirinya sebagai Nabi -sesudah beliau- kecuali mereka adalah dajjal/pendusta.
Dari Abu Hurairah _radhiyallahu ‘anhu_, Rasulullah _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ bersabda,
*َูุง ุชَُููู
ُ ุงูุณَّุงุนَุฉُ ุญَุชَّู ُูุจْุนَุซَ ุฏَุฌَّุงَُููู َูุฐَّุงุจَُูู َูุฑِูุจٌ ู
ِْู ุซََูุงุซَِูู ُُُّูููู
ْ َูุฒْุนُู
ُ ุฃََُّูู ุฑَุณُُูู ุงَِّููู*
“Tidak akan terjadi hari kiamat hingga mucul para dajjal/para pendusta, yang berjumlah sekitar 30-an. Mereka semua mengaku sebagai utusan Allah (Rasulullah).” _(HR. Muslim, no. 157)_
Dari Tsauban _radhiyallahu ‘anhu_, Nabi _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ juga bersabda,
*َูุฅَُِّูู ุณََُُูููู ِูู ุฃُู
َّุชِู ุซََูุงุซَُูู َูุฐَّุงุจَُูู ُُُّูููู
ْ َูุฒْุนُู
ُ ุฃََُّูู َูุจٌِّู َูุฃََูุง ุฎَุงุชَู
ُ ุงَّููุจَِِّููู َูุง َูุจَِّู ุจَุนْุฏِู*
”Sesungguhnya akan ada pada umatku 30 orang pendusta yang mengaku Nabi. Padahal akulah penutup para nabi, tidak ada nabi lagi sesudahku.” _(HR. Abu Daud, no. 4252; Muslim, no. 2889. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)_
Ibnu Raslan _rahimahullah_ menyatakan, “Nabi Muhammad adalah nabi yang terakhir, tidak ada lagi nabi setelah beliau. Turunnya Isa di akhir zaman adalah sebagai pendakwah pada syariat Nabi Muhammad _shallallahu ‘alaihi wa sallam_. Ada ijma’ (sepakat) para ulama akan hal ini. Yang menyelisihi keyakinan ini adalah orang-orang zindiq dan falasifah (ahi filsafat).” _(Syarh Sunan Abi Daud li Ibni Ruslan, 16: 674)_
Semoga bermanfaat.
๐ *Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.* _hafidzahullah_
๐ Sumber: rumaysho.com
No comments:
Post a Comment